3 Kesalahan Terbesar Dari Seorang Pencipta Produk

3 Kesalahan Terbesar Dari Seorang Pencipta Produk

Pelajari kesalahan terbesar anda dalam proses menciptakan produk dan bagaimana anda dapat menghindarinya.

Bagi kebanyakan dari kita, menciptakan produk baru atau memulai bisnis baru adalah wilayah asing kecuali jika anda memiliki bola kristal ajaib (dan anda tahu bagaimana menggunakannya) tidak mungkin mengharapkan untuk membuat semua keputusan yang tepat sepanjang waktu. Namun kesalahan tertentu dalam proses penemuan yang sangat umum saya lihat dan terjadi berulang antara individu-individu yang tak terhitung jumlahnya dalam mengembangkan atau mencoba untuk meluncurkan produk mereka. Untungnya kesalahan mereka dapat dengan mudah dihindari jika anda tahu apa yang harus diperhatikan.

Meskipun anda dapat memprediksikan akan ada kesalahan sepanjang perjalanan bisnis, ini wajar bahwa anda dalam proses belajar. Ada kesalahan-kesalahan yang benar-benar dapat menyabotase usaha anda, menguras tabungan atau melumpuhkan kepercayaan diri anda. Ini adalah kesalahan yang dapat dan harus dihindari. Berikut adalah beberapa hal yang pernah saya lihat sepanjang waktu:

1: Mengharapkan Hasil Yang Tidak Realistis.

Ada orang yang percaya bahwa menciptakan sebuah produk adalah skema kaya secara cepat. Ini biasanya sekedar angan-angan. Itu karena penemuan sukses melibatkan bisnis di sekitar ide produk baru atau menjual ide anda ke perusahaan lain. Itu membutuhkan kerja keras  dan penemu sangat sedikit yang mampu menghasilkan satu juta dolar pada penemuan pertama mereka. Kabar baiknya adalah bahwa anda bisa menghasilkan uang dan ketika anda akan menjadi akrab dengan proses ini, dalam usaha kedua, ketiga atau keempat akan membawa kesuksesan finansial bagi anda serta lebih efisien. Penemu baru perlu mengevaluasi sumber daya nya, mengukur motivasi dan menilai waktu yang tersedia untuk dimasukkan ke dalam usahanya  kemudian mengembangkan rencana dengan jadwal yang realistis dan tujuan keuangan yang nyata. Kekayaan jarang datang dengan cepat tetapi mereka dapat datang!

2: Gagal Dalam membuka Pasar.

Anda memiliki ide yang besar. Anda yakin orang-orang akan berebut untuk memiliki penemuan anda. Jadi anda mulai menginvestasikan banyak uang untuk membangun prototipe, mengembangkan rencana bisnis, menyewa seorang pengacara hak paten dan banyak lagi. Sedikit yang anda tahu bahwa ada produk identik yang sudah tersedia dipasar.

Ini bisa memilukan saat mengetahui bahwa ada orang lain datang dengan ide besar anda terlebih dahulu. Tapi ini bahkan lebih memilukan ketika anda telah kehilangan sejumlah besar uang karena itu. Saran: pastikan untuk melakukan penelitian, internet, katalog, dll, sebelum bergerak maju kedalam proses penemuan. Saya telah melihat orang yang telah menginvestasikan seluruh tabungan mereka hanya untuk sebuah penemuan yang terlambat, ide mereka tidak asli. Dan kerapkali hanya membutuhkan pencarian 10 menit untuk menemukan apa yang anda cari. Bagaimana anda bisa yakin produk anda tidak ada dipasaran?

Tentu saja jika produk anda mirip  namun tidak sama mungkin masih ada ruang untuk itu di pasaran. Mungkin ia memiliki fitur yang berbeda atau desain baru. Kuncinya adalah mengetahui apa yang ada di luar sana dan objektif ​​membandingkan kedua produk untuk memutuskan jika ada diferensiasi untuk melakukan investasi lebih lanjut dan pengembangan produk. Jika anda memutuskan untuk mengembangkan produk yang mirip dengan yang lain sudah ada di pasar, pastikan bahwa anda tidak melanggar paten pesaing.

3: Mengasumsikan Bahwa Semua Orang Mau Memiliki Penemuan Anda.

Bahkan jika anda sudah melakukan riset dan anda telah memasyikan bahwa tidak produk yang mirip dengan ide anda, Anda masih harus memutuskan jika produk tersebut adalah sesuatu yang orang akan benar-benar inginkan dan yang lebih penting, membeli. Lakukan riset pasar terlebih dahulu.

Langkah pertama anda dalam riset pasar adalah untuk menentukan apakah ada pasar yang layak di luar sana untuk produk anda, pasar yang cukup besar dan mau menerima produk anda. Juga pastikan untuk meminta pendapat teman atau keluarga (yang biasanya memberikan saran cukup bias dan tidak jujur karena takut menyakiti perasaan and ). Jadi merekrut pihak ketiga untuk memberikan tanggapan mereka secara jujur ​​atas ide produk atau prototipe anda. Juga jika anda berencana untuk menjual penemuan melalui pengecer di industri tertentu, berbicara dengan mereka dan melihat apakah mereka benar-benar akan mampu menjualnya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *